Perpindahan Panas (Kalor) – Pengertian, Macam, Rumus, Contoh Soal
Daftar Isi :
Pengertian Perpindahan
Perpindahan yaitu sebuah perubahan kedudukan suatu benda setelah bergerak selama selang waktu tertentu. Perpindahan dapat dikatakan besaran vektor sehingga selain memiliki besar juga memiliki arah.
Pengertian Perpindahan Panas
Perpindahan Panas yaitu merupakan salah satu dari displinnya ilmu teknik termal yang juga mempelajari cara menghasilkan panas, menggunakan panas, mengubah panas, dan menukarkan panas di antara sistem fisik. Konduksi termal merupakan pertukaran mikroskopis langsung dari energi kinetik partikel melalui batas antara dua sistem.
Perpindahan Panas
Perpindahan Kalor(Panas) yang dapat terbagi atas konduksi, konveksi, dan radiasi. Simak artikel berikut ya. Panas atau kalor adalah energi yang berpindah dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah.
Benda yang tidak bisa menghantarkan suatu panas yaitu disebut Isolator.
Macam – Macam Perpindahan Panas (Kalor)
Perpindahan Panas (Kalor) juga memiliki macam – macamnya, yaitu antara lain :
1. Konduksi
Konduksi
Konduksi yaitu merupakan perpindahan panas melalui zat padat yang tidak ikut mengalami perpindahan. Artinya, perpindahan panas(kalor) tersebut pada suatu zat tersebut tidak disertai dengan perpindahan partikel – partikelnya.
Contoh Terjadinya Konduksi :
Benda yang terbuat dari logam akan terasa hangat atau panas jika ujung benda dipanaskan, misalnya ketika saat kita memegang kembang api yang sedang dibakar.
Knalpot motor menjadi panas saat mesin dihidupkan.
Tutup panci akan menjadi panas saat dipakai untuk menutup rebusan air.
Mentega yang dipanaskan di wajan menjadi meleleh karena panas.
2. Konveksi
Konveksi
Konveksi yaitu merupakan perpindahan panas melalui aliran yang zat perantaranya ikut berpindah. Jika partikelnya berpindah dan mengakibatkan kalor merambat, maka akan terjadilah konveksi. Konveksi terjadi pada zat cair dan gas (udara/angin).
Contoh Terjadinya Konveksi :
Gerakan naik dan turun air ketika saat dipanaskan.
Gerakan naik dan turun kacang hijau, kedelai dan lainnya pada saat dipanaskan.
Terjadinya angin darat dan angin laut.
Gerakan balon udara.
Asap cerobong pabrik yang membumbung tinggi.
3. Radiasi
Radiasi
Radiasi yaitu merupakan perpindahan panas tanpa zat perantaranya. Radiasi juga biasanya dapat disertai cahaya.
Contoh Terjadinya Radiasi :
Panas matahari sampai ke bumi walau hanya melalui ruang hampa.
Tubuh terasa hangat pada saat berada di dekat sumber api.
Menetaskan telur unggas dengan lampu.
Pakaian menjadi kering ketika dijemur di bawah terik matahari.
Rumus Perpindahan Panas (Kalor)
Perpindahan Panas(Kalor) jug memiliki rumus – rumusnya, yaitu antara lain :
Konduksi :
Laju Kalor = Q/t = kA (T2 – T1)/x
Konveksi :
Laju Kalor = Q/t = hA (T2 – T1)
Radiasi :
Laju Kalor = Q/t = σeAT4
Contoh Soal Perpindahan Panas (Kalor)
Berikut ini akan kita bahas contoh soal dari perpindahan panas (kalor), yaitu sebagai berikut :
1. Benda hitam sempurna luas permukaannya 1 m2 dan suhunya adalah 27 ºC. Jika suhu disekelilingnya 77 ºC, cari dan hitunglah :
a. Kalor yang diserap persatuan waktu persatuan luas b. Energi total yang dipancarkan selama 1 jam.
Penyelesaian :
Benda hitam, maka e = 1 T1 = 300 K T2 = 350 K σ = 5,67.10-8 watt m-2K-4
Jawaban :
a. Kalor yang diserap per satuan waktu = e σ ( T24 – T14) = 1. 5,67.10-8 (3504 – 3004) = 391,72 watt/m2
b. R = Q/A.t = 391,72. 1. 3600 = 1.410.120 Joule
Inilah pembahasan lengkap tentang perpindahan panas (kalor) seperti macam – macamnya konduksi, konveksi, dan radiasi beserta rumus, contoh soal dan pembahasannya, semoga bermanfaat …
Proses Peleburan Besi Cor pada Tanur Kupola Proses peleburan besi tuang padatanur kupola, Kupola dipergunakan secara luas untuk peleburan besi cor sebab mempunyai keuntungan yang unik yaitu sebagai berikut : a. Konstruksinya sederhana dan operasi mudah b. Memberikan kemungkinan peleburan kontinu c. Bisa untuk mendapatkan laju peleburan yang besar untuk tiap jamnya d. Biaya yang rendah untuk alat-alat dan peleburan e. Memungkinkan pengontrolan komposisi kimia dalam daerah luas. Operasi Tanur Kupola a. Pelapisan Lapisan : Batu tahan api, bahan tahan api yang dapat dicorkan, atau bahan tahan api penambal dipergunakan untuk lapisan tanur kupola. Operasi dengan lapisan asam memerlukan bahan tahan api samot, atau batu talek dan operasi dengan lapisan basa memerlukan bahan tahan api magnesia atau dolomit Ketebalan yang dikehendaki kira-kira 3 sampai 4 mm dari adonan dan untuk pengikat menggunakan air sesedikit mungkin. Mengeringkan kupola yang baru dilapisi secara alamiah untuk ...
Cara Kerja Pompa Hidrolik Excavator diposting oleh Agus siregar pada tanggal July 17, 2022 OUTLINE Pompa Hidrolik adalah berfungsi untuk mengalirkan oli hydraulic ke sistem, sama halnya dengan jantung kita yang berfungsi untuk mengalirkan darah, jadi bisa kita simpulkan jika tidak ada pompa maka sebuah excavator tidak bisa bergerak. Disini saya akan menjelaskan apa saja komponen-komponen yang ada pada sebuah pompa hidrolik di excavator berikut dengan fungsi dan cara kerjanya. Sebenarnya ada bermacam-macam tipe pompa dalam excavator yang akan saya terangkan yaitu tipe 2 Pump variable dispacement axial plunger pump (sudutnya bisa berubah). Contoh pompa hidrolik pada excavator hitachi zx200 sumber google Komponen pompa terdiri dari Transmisi (11), Main Pump 1 (1), Main Pump 2 (2), dan Pilot Pump (3). Output dari mesin di transfer melalui transmisi via kopling (12). Setelah di distribusikan oleh gear di dalam transmisi, power mesin memutarkan pompa 1, pompa 2, dan pilot pompa. ...
Komentar