Langsung ke konten utama

Pengertian Pengelasan FCAW Flux Core Arc Welding

Pengertian Pengelasan FCAW Flux Core Arc Welding

Pengertian Proses Pengelasan FCAW Flux Core Arc Welding Adalah sebuah proses pengelasan yang menggunakan sumber panas yang berasal dari energi listrik yang dikonversi menjadi sumber panas pada busur listrik, pada pengelasan FCAW ini jenis pelindung yang digunakan adalah flux atau serbuk yang berada di inti kawat las (kawat las digulung dalam sebuah roll). Selain flux, FCAW juga menggunakan gas pelindung untuk melindungi logam las yang mencair saat proses pengelasan berlangsung.
Las FCAW (Flux Core Arc Welding) mempunyai dua tipe yang dibedakan menurut jenis perlindungan yang digunakan yaitu Self Shielding dan Gas Shielding. Self Shielding FCAW adalah proses pengelasan FCAW yang menggunakan flux yang berada di inti kawat las untuk melindungi logam las saat mencair. Sedangkan Gas Shielding FCAW adalah proses pengelasan FCAW yang menggunakan flux dan tambahan gas yang berasal dari luar sistem atau gas dari tabung.

Peralatan Skema Proses dan Mesin Las FCAW :

Peralatan dan Skema Mesin Las FCAW
Skema Mesin Las FCAW
Peralatan Mesin Las FCAW :
1. Wire Feeder berfungsi untuk menarik kawat las dan mengeluarkannya melalui welding gun, pada proses ini kawat las dapat dikeluarkan secara terus menerus sampai proses pengelasan selesai.
2. Work Lead berfungsi untuk menghubungkan kabel masa dari mesin ke benda kerja.
3. Welding gun berfungsi untuk melakukan proses pengelasan yang merupakan tempat keluarnya kawat las dan gas pelindung.
4. Ampere dan Volt kontrol berfungsi untuk mengontrol besar kecilnya ampere dan voltase, biasanya pengontrol ini terdapat pada mesin las atau di wire feeder.
5. Tabung gas berfungsi untuk menyimpan gas pelindung yang digunakan sebagai gas pelindung saat proses pengelasan berlangsung. Berikut gambar skema proses las FCAW :
Skema Proses Las FCAW
Skema Proses Las FCAW
Klasifikasi Elektroda Kawat Las FCAW :
Klasifikasi Elektroda FCAW
Klasifikasi Elektroda FCAW
Pengertian E70T-1 adalah
– E adalah simbol elektroda atau kawat las.
– 7 adalah kekuata tarik minimum dari kawat las tersebut yaitu dikali 10.000 psi.
– 0 adalah posisi pengelasan yang berarti untuk posisi Flat dan Horizontal, namun jika diganti 1 maka dapat digunakan untuk semua posisi.
– T adalah Simbol dari bentuk elektroda tersebut yaitu Tubular, karena pada proses Las FCAW bentuk kawat lasnya adalah tubular karena ada flux di dalam kawat las.
– 1 adalah tipe gas dan performa dari kawat las, berikut ini beberapa tipe gas beserta kodenya.
Proses las FCAW adalahAplikasi Proses Las FCAW :
1. Baja karbon (carbon steel)
2. Pengerasan & pelapisan permukaan (Steel hard facing and cladding)
3. Baja tahan karat (Stainless steel)
4. Besi tuang (Cast Iron)
5. Baja karbon Alloy rendah (Low alloy carbon steel)
6. Las titik baja tipis (Sheet steel spot welding)

Kelebihan dan Kekurangan Pengelasan FCAW :
Kelebihan Proses Las Flux Core Arc Welding :
– Proses pengelasan lebih cepat dibandingkan dengan SMAW, karena pada FCAW tidak perlu sering mengganti kawat las karena sudah dalam bentuk wire roll yang panjang.
– FCAW merupakan jenis mesin las yang otomatis dan semiotomatis sehingga lebih mudah digunakan.
Kekurangan Proses Las Flux Core Arc Welding :
– Karena menggunakan flux sebagai pelindung maka perlu proses pembersihan setelah proses pengelasan selesai.
– Terkadang akan muncul cacat porositi atau lubang lubang kecil jika terkena hembusan angin yang mencapai kecepatan 5 mph.
– Dari segi harga memang mesin las FCAW cukup mahal untuk usaha kecil menengah.
Itulah Teori Pengertian Pengelasan FCAW, semoga artikel di atas dapat menambah pengetahuan anda tentang Welding FCAW yang biasanya banyak dikerjakan di Industri baik perkapalan maupun konstruksi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Peleburan Besi Cor pada Tanur Kupola

Proses Peleburan Besi Cor pada Tanur Kupola Proses peleburan besi tuang padatanur kupola, Kupola dipergunakan secara luas untuk peleburan besi cor sebab mempunyai keuntungan yang unik yaitu sebagai berikut : a. Konstruksinya sederhana dan operasi mudah b. Memberikan kemungkinan peleburan kontinu c. Bisa untuk mendapatkan laju peleburan yang besar untuk tiap jamnya d. Biaya yang rendah untuk alat-alat dan peleburan e. Memungkinkan pengontrolan komposisi kimia dalam daerah luas. Operasi Tanur Kupola a. Pelapisan Lapisan : Batu tahan api, bahan tahan api yang dapat dicorkan, atau bahan tahan api penambal dipergunakan untuk lapisan tanur kupola. Operasi dengan lapisan asam memerlukan bahan tahan api samot, atau batu talek dan operasi dengan lapisan basa memerlukan bahan tahan api magnesia atau dolomit Ketebalan yang dikehendaki kira-kira 3 sampai 4 mm dari adonan dan untuk pengikat menggunakan air sesedikit mungkin. Mengeringkan kupola yang baru dilapisi secara alamiah untuk ...

Cara Kerja Pompa Hidrolik Excavator

Cara Kerja Pompa Hidrolik Excavator diposting oleh Agus siregar   pada tanggal  July 17, 2022 OUTLINE Pompa Hidrolik adalah berfungsi untuk mengalirkan oli hydraulic ke sistem, sama halnya dengan jantung kita yang berfungsi untuk mengalirkan darah, jadi bisa kita simpulkan jika tidak ada pompa maka sebuah excavator tidak bisa bergerak. Disini saya akan menjelaskan apa saja komponen-komponen yang ada pada sebuah pompa hidrolik di excavator berikut dengan fungsi dan cara kerjanya. Sebenarnya ada bermacam-macam tipe pompa dalam excavator yang akan saya terangkan yaitu tipe 2 Pump variable dispacement axial plunger pump (sudutnya bisa berubah). Contoh pompa hidrolik pada excavator hitachi zx200 sumber google Komponen pompa terdiri dari Transmisi (11), Main Pump 1 (1), Main Pump 2 (2), dan Pilot Pump (3). Output dari mesin di transfer melalui transmisi via kopling (12). Setelah di distribusikan oleh gear di dalam transmisi, power mesin memutarkan pompa 1, pompa 2, dan pilot pompa. ...