Langsung ke konten utama

Cara membubut lurus pada mesin bubut manual

Cara membubut lurus pada mesin bubut manual

 

Pembubutan lurus atau rata yaitu pengerjaan benda kerja yang dilakukan sepanjang garis sumbunya atau arah memanjang. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan ukuran diameter benda kerja maupun panjang yang dikehendaki. Proses pembubutan ini digunakan untuk membuat poros atau benda-benda yang silindris sederhana. Membubut silindris dapat dilakukan sekali atau dengan permulaan kasar yang kemudian dilanjutkan dengan pemakanan halus atau finishing. Cara membubut lurus ini biasanya dilakukan untuk mengurangi ukuran diameter benda kerja. Pahat yang digunakan pada umumnya adalah pahat rata kanan. Arah pergerakan pahat sebagaimana ditunjukkan pada Gambar.
Sebelum melakukan pembubutan lurus sebaiknya melakukan dua hal berikut ini. Pertama, mengukur diameter awal benda kerja. Hal ini untuk mempermudah menentukan tebal penyayatan pada setiap langkah penyayatannya. Selain itu untuk memperkirakan panjang bagian benda kerja yang harus dijepit atau dikerjakan. Kedua, mempersiapkan pahat dengan sudut dan geometri yang standar. Hal ini agar penyayatan dapat dilakukan dengan baik dan dapat memperoleh kualitas permukaan yang halus.

 

Langkah kerja cara membubut lurus

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada proses pembubutan lurus/rata adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan jenis pahat yang sesuai (biasanya pahat rata kanan) dan pastikan ujung sisi sayat pahat sudah diatur setinggi center benda kerja. Pastikan juga pengikatan pahat kuat serta sudut bebas pada posisi yang tepat. Hal ini agar kinerja mesin dapat optimal dan memperoleh hasil benda kerja yang baik.
  2. Pastikan pencekaman benda kerja sudah dilakukan dengan baik dan benar yaitu benda kerja dicekam dengan kuat dan posisi benar-benar center/tidak oleng. Apabila pencekaman benda kerja masih kondisi oleng tetapi tetap dipaksakan untuk dilakukan pembubutan maka akibatnya adalah diameter benda kerja yang dihasilkan akan terjadi tirus antara ujung benda kerjanya.
  3. Feeding pembubutan dan depth of cut perlu diatur dengan memperhatikan kebutuhan terkait dengan kualitas permukaan benda kerja yang diinginkan dan waktu pengerjaan yang tersedia. Apabila pengurangan diameter cukup tebal maka sebaiknya dilakukan dalam beberapa tahap penyayatan. Tahap awal dengan langkah pengasaran dengan menggunakan feeding dan deep of cut yang lebih besar agar menghemat waktu. Setelah itu dilakukan pekerjaan finishing dengan menggunakan feeding dan deep of cut yang sangat kecil agar diperoleh kualitas pemerkaan benda kerja yang optimal.
  4. Upayakan mengontrol panjang pergerakan pahat pada arah memanjang menggunakan eretan bawah sedangkan arah melintang menggunakan eretan lintang. Hal ini agar lebih mudah memperoleh ukuran yang tepat sesuai gambar kerja dengan lebih mudah, serta mengurangi pengukuran yang berulang menggunakan jangka sorong selama proses pekerjaan.
  5. Upayakan menjalankan eretan baik memanjang maupun lintang dengan mode otomatis agar feeding yang digunakan dapat dikontrol konsisten dan juga meringankan pekerjaan operator.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Peleburan Besi Cor pada Tanur Kupola

Proses Peleburan Besi Cor pada Tanur Kupola Proses peleburan besi tuang padatanur kupola, Kupola dipergunakan secara luas untuk peleburan besi cor sebab mempunyai keuntungan yang unik yaitu sebagai berikut : a. Konstruksinya sederhana dan operasi mudah b. Memberikan kemungkinan peleburan kontinu c. Bisa untuk mendapatkan laju peleburan yang besar untuk tiap jamnya d. Biaya yang rendah untuk alat-alat dan peleburan e. Memungkinkan pengontrolan komposisi kimia dalam daerah luas. Operasi Tanur Kupola a. Pelapisan Lapisan : Batu tahan api, bahan tahan api yang dapat dicorkan, atau bahan tahan api penambal dipergunakan untuk lapisan tanur kupola. Operasi dengan lapisan asam memerlukan bahan tahan api samot, atau batu talek dan operasi dengan lapisan basa memerlukan bahan tahan api magnesia atau dolomit Ketebalan yang dikehendaki kira-kira 3 sampai 4 mm dari adonan dan untuk pengikat menggunakan air sesedikit mungkin. Mengeringkan kupola yang baru dilapisi secara alamiah untuk ...

Perbedaan Memotong Lurus dan Memotong Serong

Perbedaan Memotong Lurus dan Memotong Serong Memotong Lurus Berikan tanda pada benda kerja yang akan dipotong, letakkann pada posisi aman di atas bangku kerja Usahakan permukaan benda kerja yang rata menempel pada bangku kerja Atur kedudukan daun gergaji, usahakan maksimum 5 mm, di bawah permukaan benda kerja yang terpotong dengan cara dinaikkan atau diturunkan Letakkan alas bagian depan gergaji bundar listrik usahakan daun gergaji tidak mengenai kayu pekerjaan dan jalankan mesin Tunggu sampai putaran stabil dan mesin arahklan ke depan. Memotong Serong Untuk memotong serong sama dengan memotong siku, yang berbeda pada letak mesin terhadap kayu pekerjaan, yaitu menyerong dan tudung pengaman harus ditarik. Atur kedudukan daun gergaji terhadap kayu pekerjaan sehingga menembus maksimum 5 mm di bawah permukaan kayu yang terpotong Pasanglah lat kayu atau busur yang besar (sudut bisa bisa langsung disesuaikan) sebagai penghantar dan aturlah sehingga daun gergaji tepat pada lukisan dan sejajar...

Pdf mekanika material Bahan

https://docs.google.com/document/d/1jyYprf-lvmfzNHAONmtqXhuNEBUe2DR9_cLrX_r9D_s/edit?usp=drivesdk Faktor Konsentrasi Tegangan (Stress Consentration Factor) Oleh admin -  21 April 2016 1260 0 Pengertian Konsentrasi tegangan terjadi pada daerah-daerah benda yang dimensinya berubah drastis, misalnya di sekitar lubang, discontinuity, defect, dll. Pemicu lain dari konsentrasi tegangan diantaranya adalah fillet, nhttps://docs.google.com/document/d/1jyYprf-lvmfzNHAONmtqXhuNEBUe2DR9_cLrX_r9D_s/edit?usp=drivesdkotch, inclusion, dll. Konsentrasi tegangan akan menurunkan umur fatik (fatigue life). Besarnya konsentrasi tegangan dapat diketahui dengan menghitung faktor konsentrasi tegangan (stress concentration factor), dimana SCF merupakan perbandingan antara tegangan tertinggi yang berada di sekitar discontinuity (σ max) dengan tegangan yang terjadi pada kondisi mulus (σ nom). Kt= σ max / σ nom Metode-Metode Mencari Tegangan Untuk mengetahui besarnya Stress Concentration Factor (SCF), maka te...